Setelah kita ketahui dan kita penuhi syarat-syarat
terkabulnya do’a di atas, maka harus kita ketahui dan kita penuhi pula
adab-adab berdo’a. Karena dengan melaksanakan adab-adab berdo’a, maka dapat
dipastikan do’a kita akan terkabul.
Ketahuilah, bahwa
di dalam berdo’a yang kita hadapi itu adalah Allah, bukan lainnya. Dari itu,
kita harus menggunakan tata-cara yang baik dan bersikap sopan santun
kepada-Nya, sebagaimana kita harus menggunakan beberapa syarat yang telah kami
jelaskan di atas. Pokoknya, setiap kali berdo’a kita harus menggunakan syarat
dan adab berdo’a, jangan sampai tidak.
Adapun adab-adab
berdo’a antara lain:
a. Diawali Dengan Basmalah, Hamdalah Dan
Shalawat.
Sebelum berdo’a hendaklah kita dahului dengan
bacaan: “Basmalah” dan “Shalawat” Umpamanya:
b. Diawali Dengan Istighfar.
Sebelum berdo’a, hendaklah kita dahulukan
dengan memperbanyak membaca Istighfar dan bertaubat kepada Allah. Umpamanya
membaca:
c. Diawali Dengan Asma’ul Husna.
Sebelum berdo’a hendaklah didahului dengan
menyebut salah satu dari nama-nama Allah yang husna (indah). Sebagaimana
tersebut dalam firmanNya sebagai berikut:
Di samping
itu Rasullulah SAW . telah menjelaskan, bahwa tatkala beliau lewat di depan
seorang lelaki bernama Abu Iyasy Zaid bin Shamit Az Zuraqie yang sedang shalat,
lalu berdo’a:
Mendengar do’anya itu, lalu beliau bersabda:
“Sesungguhnya kamu telah memohon kepada Allah dengan menyebut Ismul A’dlom
(nama-Nya yang agung), yang apabila dimohonkan dengan nama-namaNya itu akan
dikabulkan dan bila dimintai dengannya juga akan diberi.”
(Diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Majah, Abu
Daud dan Nasa’ie)
d. Diulang Tiga Kali.
Bila berdo’a sebaiknya diulang tiga kali.
Sebagaimana telah dinyatakan oleh Ibnu Mas’ud r.a. :
Berdo’a atau meminta sesuatu kepada Allah yang
diulang-ulang tiga kali itu adalah menunjukan kesungguhannya di dalam berdo'a
atau meminta. Hal tersebut sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah
ayat 186 yang menyatakan:
e. Menghadap Kiblat Seraya Menadahkan Tangan.
Berdo’a menghadap kiblat di kala duduk
sesudah shalat adalah sa’at yang paling tepat sembari menadahkan kedua tangan.
Sebagaimana Abu Musa Al-Asy’ari r.a. berkata:
Demikianlah
di antara adab-adab berdo’a yang harus dilaksanakan di kala berdo’a, agar do’a
kita nanti mendapat pengabulan di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.







1 comments:
nano titanium ionic straightening iron | Titanium Art
Nano titanium ionic straightening iron by TITNC, is a platinum-iron-like iron where can i buy titanium trim with a titanium septum jewelry solid core. does titanium have nickel in it This iron has the right to titanium septum ring hold your weapon.Material: TitaniumIron titanium trimmer as seen on tv Type: A
Post a Comment